Saturday, 26 February 2011

Stylish Blogger AWARD

Setelah sekian lama malang melintang di dunia per'blog'an, alhamdulillah beberapa waktu lalu aku mendapat sebuah penghargaan manis. Sebuah apresiasi indah atas keikutsertaan aku di dunia tulis menulis, yaitu sebuah Stylish Blogger Award:

cantik kan..? hehe(bangga), ini adalah kali pertamaku mendapat award dari dunia blogger.
Stylish Blogger Award, adalah sebuah award bergulir yang diberikan kepada seorang blogger oleh blogger lain dengan alasan tertentu dan seorang blogger baru akan memiliki hak untuk memberikan award tersebut jika ia pernah mendapatkannya. Ini merupakan sebuah bentuk penghargaan atas blog yang kita kelola dimana penerimanya memiliki beberapa kewajiban jika mendapatkan award tersebut.
Dan sebagai salah satu penerima award tersebut, berikut beberapa kewajiban yang harus aku laksanakan:  
A. Thank and link to the person who awarded me this award 
Terima kasih yang sebesar besarnya kepada mas lozz akbar atas perkenannya menghadiahkan apresiasi ini dan juga atas persahabatan kita. Apresiasi ini akan aku jadikan mesin pemompa semangat untuk selalu meningkatkan kuantitas dan kualitas menulis di blog. Mohon maaf untuk keterlambatan melaksanakan kewajiban atas penerimaan award ini, berhubung kesibukan dan lain hal sehingga PR ini tertunda beberapa saat. Terima kasih juga atas tulisan tulisan indah yang natural di blog mu yang membuatku selalu rindu untuk singgah disana.
B. Share 8 things about myself
aku adalah..... 
1. Seorang musafir yang sedang melakukan perjalanan mencari bekal untuk persinggahan abadi kelak.
2. Ibu dari seorang anak laki laki hebat berumur 3 tahun, istri seorang pria istimewa dan anak dari orang tua yang luar biasa
3. Orang yang cukup bangga menjadi dirinya sendiri dan tak ingin menjadi orang lain. Apapun aku, itulah aku yang kan ku kenalkan pada siapapun, tanpa harus malu dan berpura pura menjadi seperti orang lain. terserah orang mau menerimaku atau tidak, tapi inilah aku.
4. Orang yang selalu mengeluarkan mimpi mimpi di setiap hembusan nafasnya, tak pernah berhenti bagaikan tak pernah berhentinya detakan jantung. aku diam bukan berarti tak punya mimpi. aku belajar setiap saat pada apa saja yang kutemui di hadapanku dan aku harus selalu mengembangkan diriku.
5. Orang yang menyukai tantangan, tidak bisa hidup statis dan monoton. selalu mencari hal hal baru untuk dicoba, menyukai mencoba sesuatu yang belum ketahuan akhirnya/ujungnya, menikmati setiap proses perjalannya dan menikmati surprise yang ditemukan di akhirnya. dan itu bertentangan dengan suamiku yang lebih menyukai hal hal pasti, tidak mau mencoba hal hal yang tidak pasti, tapi justru ia lah penyeimbangku..... begitulah cara Allah menyempurnakan kami.
6. Orang yang senang menikmati setiap keadaan, tidak mudah mengeluh. menikmati kesulitan sebagai sebuah anugrah, kekurangan dan ketidak berhasilan sebagai sebuah petunjuk. Antara kebahagiaan dan kesedihan hanya terpisah oleh garis tipis, begitu mudah tertukar hanya dengan bagaimana cara kita memandang dan menikmatinya. Apalah arti baik dan buruk bagiku yang tak tahu, yang ku mau kasihNya membalur di sekujur tubuhku...
7. Berjiwa sosial, selalu tidak bisa menolak untuk hal hal yang bersifat sosial. sebagai zon politicon or makhluk sosial, aku tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain, so aku jg harus selalu siap untuk membantu orang lain. hidup akan terasa lebih indah jika kita bisa saling membantu. Kebahagiaan yang terindah  bukan ketika kita menikmati sendiri kebahagiaan itu, tapi justru ketika kita bisa memberikan kebahagiaan kepada orang lain yang membutuhkannya.
8. Orang yang menyadari bahwa manusia adalah makhluk yang penuh dengan keterbatasan, yang kewajibannya adalah berusaha semaksimal mungkin tapi bukan kemampuannyalah yang menjadi penentu sebuah keberhasilan or kegagalan, ada tangan sang pencipta yang memiliki hak untuk menentukannya. aku tidak pernah merasa hebat dan mampu, aku takan pernah bisa mencapai keberhasilan tanpa keridhoanNya, maka setiap usaha takan pernah terbuat tanpa dibarengi doa agar Ia berkenan..

C. Pay it forward to 8 bloggers that i have recently discovered
8 hak award selanjutnya, dengan hormat kan kupersembahkan kepada beberapa orang dibawah ini:
1. Bunda Azka Rais, (hiks nama depan anaknya sama dg anaku dan aku baru menemukannya beberapa bulan setelah anaku lahir, jadi ga sengaja nyamain :) seorang ibu tangguh yang kukenal hanya lewat tulisan tulisan di blognya, ibu yang selalu menjadi sebuah inspirasi penting bagi kehidupanku meski ia sendiri mungkin tidak pernah menyadarinya. Ibu cerdas multi talented yang berada di rumah untuk kedua putranya tapi begitu exist di dunia maya dan juga tetap punya penghasilan lewat bisnis bisnis onlinenya. aku yang ga ada apa apanya dibanding ia ini, banyak belajar darinya, sejak lama aku sering singgah di blognya untuk menemukan cerita cerita inspiratif seputar kehidupannya (meski tak sering meninggalkan jejak). aku berharap bisa mengikuti jejaknya.
2. Rumah Inspirasi, seperti namanya, di rumah ini memang banyak sekali inspirasi yang bisa dipetik. aku banyak belajar tentang pendidikan anak, bagaimana menjadi ibu dll.
3. M. Ridwan Purnomo, indahnya untaian kata pada tulisan fiksinya selalu membuat aku hanyut dan harus tahu akhir kisahnya
4. Asriani Amir, terimakasih atas persahabatan baru kita, aku mengagumi coretan coretanmu yang briliant itu
5. Andy Ahmad Fairussalam, postingan postingan islami di blognya membuatku merasa memiliki perpustakaan baru untuk kusinggahi.
6. Zahra Fahlevi, tangan cantiknya pandai menciptakan template template cantik, beberapa blognya semua templatenya cantik, tentu cantik itu relatif, itu bagiku karena aku tidak pernah tidak menyukai template karyanya.
 7. Adi Purwanto, my teacher, waktu bapak ngajar aku emang udah lulus, tapi aku tetep bisa banyak belajar dari tulisan tulisan bapak.
8. Yudhi Movic , award ini sebagai salam perkenalanku, dan atas tulisan gilamu yang telah membuatku tertawa hari ini, semoga ini bisa menjadi pemicu agar kau lebih semangat lagi menulisnya sobat...  
D. Contact those blogger and tell them about their awards

Selamat kepada para penerima award ini, jangan lupa laksanakan PR/kewajibannya. mohon maaf kepada yang tidak terpilih. Kalian semua tetaplah sumber inspirasi, namun award ini harus dibatasi jumlahnya. Semoga kelak award ini juga akan sampai pada anda.
READ MORE - Stylish Blogger AWARD

Wednesday, 16 February 2011

Internet Di Mata Seorang Ibu Rumahan

Ini tulisan tentang saya, internet dan gaya hidup. Tentang pentingnya internet bagi saya yang hanya sekedar seorang ibu rumah tangga biasa dengan satu anak balita dan satu suami (penting ga ya?:)). 

Siapa bilang internet hanya dibutuhkan oleh seorang pekerja bisnis professional, anak kuliahan, dan orang orang hi tech lainnya. Siapa bilang seorang ibu rumahan seperti saya tidak butuh internet? Berikut saya gambarkan betapa internet sangat penting bagi kehidupan saya.

Internet bagi saya adalah satu bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dari gaya hidup. Karena setiap kegiatan sehari hari saya bergantung pada internet. Betapa tidak, internet membantu mempermudah setiap kegiatan saya sejak bangun tidur hingga tidur lagi.   

Berikut adalah  beberapa pengertian Internet bagi saya :
1.   Buku resep terlengkap dan tercanggih.
 
Saya berangkat membangun rumah tangga tanpa bekal kemampuan masak sedikitpun (kecuali masak air yang ga mungkin hangus dan masak mie instan haha), otomatis saya belajar masak  dari internet, mulai dari sekedar masak nasi goreng, gulai dan rendang khas Indonesia hingga masakan impor khas Italy, Jepang hingga timur tengah. Alhasil ibu dan ibu mertua terkagum kagum memuji variasi masakan yang kini mampu saya buat yang sudah mengalahkan mereka yang dari dulu sudah pada jago masak, tapi kurang kreatif karena cuma  hasil  ajaran turun temurun dari nenek moyang (hari geenee gitu loch, siapa dulu gurunya buku resep terlengkap dan tercanggih di dunia hehe).

Tak perlu repot kebat kebet cari resep yang diperlukan, cukup dengan ketik keyword dan sekali klik saja. Bukan hanya cari resep, bahkan tiap pagi saya buka internet untuk cari ide jenis sayuran apa yang harus saya beli, menu makanan hari ini, kiat kiat memasak cepat, menyimpan makanan yang baik dan tentunya kandungan nutrisi makanan yang akan saya masak agar tetap dapat menyajikan makanan sehat bagi keluarga.

2.   Guru ilmiah dan spiritual privat yang selalu ada di rumah.
 
Sebuah pepatah mengatakan. jika kau mendidik seorang laki laki, itu berarti kau mendidik seorang individu, tapi jika kau mendidik seorang wanita, itu berarti kau mendidik seluruh keluarga”.

Pepatah itu mengungkapkan betapa seorang wanita / seorang ibu itu haruslah pintar, karena ibu berfungsi sebagai sekolah pertama bagi anak anaknya tempat dimana seorang anak bertanya tentang semua hal pertama yang ingin diketahuinya. Tapi bagaimana mau pintar jika waktu yang dimiliki ibu tersita untuk keperluan mengurus rumah tangga lainnya, mana sempat ibu sering sering keluar pergi seminar,  ke sekolah maupun tempat tempat menimba ilmu agama. Jikapun sempat, maka anak malah akan menjadi korbannya karena harus sering sering ditinggal oleh sang ibu. 

Tapi internet ada memenuhi kebutuhan tersebut, tidak hanya satu guru, satu sekolah atau satu bidang keilmuan saja, tapi kita bisa belajar tentang apapun, kapanpun dan dimanapun kita berada. Tidak perlu duduk manis di bangku, tapi bisa dilakukan sambil menyuapi si bayi, sambil menemaninya bermain atau di sela sela waktu senggang yang saya miliki. Saat terbersit pertanyaan di otak saya, saat itu juga saya belajar, mencari melalui fasilitas internet di laptop maupun telepon genggam yang hampir setiap saat ada di genggaman saya. Dari internet juga saya belajar bagaimana menjadi istri yang baik, ibu yang baik dan hamba yang baik.

3.   Dokter anak dan Dokter Spesialis Pribadi .
 
Seperti pengalaman ibu ibu lainnya yang memiliki anak balita, anak saya pun rentan terserang berbagai penyakit,mulai dari sekedar batuk pilek, demam, diare  hingga kecelakaan seperti jatuh dari tempat tidur, kecengklak dan lain sebagainya. Tentunya setiap ibu pasti bingung dan panik menghadapi kondisi semacam itu, tapi kepada ‘dokter internet’ saya bertanya apa saja yang berkaitan dengan kesehatan, belajar mengenali penyakit dari gejala yang ditimbulkan, mengetahui pertolongan pertama yang harus dilakukan, pencegahan agar tidak berulang, mencari alamat dokter yang kompeten hingga mencari second opinion setelah mendapat vonis penyakit yang diderita dari dokter di klinik.

Pengalaman saya belum lama ini, anak saya divonis TB paru paru oleh satu DSA dan harus minum obat yang banyak efek sampingnya selama 6 bulan, tapi berkat internet, saya tahu bahwa gejala yang diderita anak saya tidak sesuai dengan penyakit yang divoniskan tersebut, lalu dari internet pula saya mengetahui nama dokter spesialis anak sub spesialis paru anak yang bagus di salah satu rumah sakit ternama, lalu saya mendatanginya untuk mencari kepastian dan darinya saya diberitahu bahwa anak saya hanya alergi dan bukan TB Paru. Andai tidak ada internet, mungkin  saya percaya saja pada pendapat dokter pertama dan mencekoki anak saya dengan obat yang pada hakikatnya adalah racun.

4.   Sarana Kerja
 
Sambil mengurus anak, memperhatikan tumbuh kembangnya, mendidik dan menemaninya, saya juga tetap bisa ngantor, tapi kali ini  cukup di rumah. disinilah internet berperan penting dalam pekerjaan saya. Saya menerima berkas berkas pekerjaan yang dikirimkan melalui email atau via telpon. Lalu saya mengerjakannya di sela sela waktu senggang  kemudian mengirimkan hasilnya via email juga atau dititip via suami yang kantornya di perusahaan yang sama. Ke kantor cukup dua minggu sekali jika diperlukan atau untuk mengambil penghasilan. (hehe lumayan anak tetap terurus dan penghasilan juga dapat, biaya transportasi juga berkurang tentunya)

5.   Media silaturahmi, tempat curhat, fashion stylish, gadget consultant dan alat belanja
 
Dengan internet, meski di rumah, saya tetap bisa bergaul dengan teman teman  melalui facebook, twitter dll, jika ingin mencurahkan isi hati atau mengungkapkan ide, tinggal menulis di blog. Selain itu saya tetap bisa gaul mengetahui trend fashion mode terbaru, mengetahui trend tehlonologi terbaru, mencari tau harga suatu barang dan berbelanja secara online, sehingga meski di rumah, saya tetap tidak kumuh dan ketinggalan jaman.

 Salah satu toko online terlengkap langganan saya untuk masalah gadget adalah www.bhinneka.com . Sebelumnya saya dan suami biasa belanja keperluan gadget seperti computer, laptop, Printer, Flash Disk, Handphone dan lain lain di Mangga Dua, tapi sejak disarankan oleh teman divisi IT di kantor untuk berbelanja di bhineka.com, saya tidak lagi perlu repot bermacet macet ria ke Jakarta. Cukup cek harga secara online, lalu datang ke tokonya di cibubur junction (dekat rumah) atau via telpon saja dan tunggu diantar. 

Jika  mencari barang yang langka juga bisa pesan, selain itu yang paling penting harganya sama saja dengan mangga dua, tidak perlu  menghabiskan energi dan biaya transportasi serta tentunya tidak perlu repot repot menawar, semua bisa dilakukan di rumah saja tanpa menghabiskan banyak waktu.

Begitulah gambaran betapa  internet penting bagi seorang ibu rumah tangga seperti saya sekalipun, jadi, masih bertanya pentingkah internet bagi ibu rumahan??

tulisan diikutsertakan dalam kontes blog di http://www.bhinneka.com
 sumber gambar : www.google.com

READ MORE - Internet Di Mata Seorang Ibu Rumahan

Tuesday, 15 February 2011

KITALAH PERUSAK BUMI KITA SENDIRI!

 Negara tercinta kita Indonesia terkenal dengan keindahan alamnya. Negara yang sebagian besar daratannya merupakan hutan yang mengandung berbagai kekayaan alam yang telah diciptakan Tuhan dengan beragam manfaat luar biasa yang merupakan salah satu tongkat penguat keseimbangan alam.

Hutan adalah tempat hidup beraneka ragam jenis tumbuhan yang  sangat berguna bagi kehidupan manusia, diantaranya adalah sebagai penghasil oksigen yang dibutuhkan manusia untuk bernafas,  sebagai penyerap air yang akan mencegah kita dari kebanjiran, mencegah pemanasan global yang dapat menimbulkan berbagai bencana, dan mengikat tanah sehingga mencegah dari longsor. Selain itu hutan juga bisa menghasilkan berbagai jenis kayu, sayuran dan obat obatan yang bisa digunakan untuk kebutuhan manusia.

Hutan juga berfungsi sebagai tempat berkembang biaknya beraneka ragam fauna yang membuat Indonesia kaya akan berbagai jenis spesies binatang. Dan itu sangat membanggakan. Bahkan Indonesia masih memiliki salah satu hewan langka komodo yang hanya berada di Indonesia.

Namun sayangnya, menurut Buku Rekor Dunia Guinness Edisi Tahun 2008 Indonesia tercatat sebagai negara tercepat penghancur hutannya sendiri. Menurut data tersebut “Indonesia merusak seluas 51 kilometer hutan setiap harinya, atau seluas 300 lapangan bola setiap jam nya atau seluas taman monas setiap setengah jam”. Hampir tak percaya rasanya mengetahui hal tersebut, tapi inilah fakta yang terjadi di negeri ini, oleh ulah kita sendiri sobat! Hutan hutan tersebut dirusak dengan cara ditebang secara illegal, dibakar, dirubah menjadi kawasan perumahan dan lain lain. Sungguh disayangkan, bisa dibayangkan sepuluh tahun lagi, apa masih ada hutan yang tersisa di Indonesia? Masihkah keseimbangan alam dapat dinikmati oleh anak cucu kita kelak?
 Padahal, dengan semakin berkurangnya jumlah hutan, berarti Negara kita semakin rentan akan terjadinya bencana alam, terutama banjir, longsor, pemanasan global, gempa bumi dan lain lain. Wah, pantas saja kita tak henti hentinya mendengar berita tentang bencana banjir dan longsor di televisi. Tak heran lagi mengapa bisa begitu sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Dan selama ini kita hanya bisa ternganga sedih menyaksikan penderitaan saudara kita tersebut tanpa melakukan tindakan apapun. Hanya bisa mengutuk pemerintah yang kita anggap tidak becus menangani masalah ini atau yang lebih parah mempertanyakan keadilan tuhan yang membiarkan bencana itu terjadi.

Padahal, kalau perusakan hutan kita tidak dicegah dari sekarang, dan dibiarkan jumlahnya tetap seperti itu, maka akan jauh lebih sering lagi kita mendengar berbagai bencana alam terjadi lagi, lagi dan lagi di negara kita. Berapa banyak lagi saudara kita yang akan menjadi korban? Berapa banyak kerugian lagi yang akan dialami oleh rakyat Indonesia? Bisa-bisa lima tahun lagi, berita banjir akan terjadi di seluruh bagian Negara ini tidak hanya di Jakarta atau daerah padat lainnya. Dan berita tentang longsor, gempa bumi dan korban korbannya akan kita dengar setiap jam di televisi.
         
Semoga dengan tulisan ini kita semua dapat terbangun dari lelapnya ketidak pedulian kita, tersadar bahwa kita! Yah kita yang membaca tulisan ini dan siapapun, bisa memperbaiki kondisi ini!. Demi kehidupan kita selanjutnya, kehidupan anak cucu kita dan keberlangsungan bumi ini.

Mari kita mulai dari lingkungan terkecil kita dengan menciptakan hutan kecil kecilan di halaman rumah kita sendiri, menyisakan sedikit saja lahan serapan air untuk mencegah banjir. Mari kita tanamkan dalam-dalam di benak kita rasa perduli untuk menjaga hutan kita dan menjaga keseimbangan alam ini. Mari kita semua bergotong royong, menjaga hutan kita dari diri kita sendiri, dari para perusak, pencuri, pembakar, penebang illegal, dan penjualan kayu secara tidak terkendali.

Mari kita lestarikan bumi ini dari kehancuran, bencana alam  dan ketidak nyamanan lainnya. Biarkan keanekaragaman flora dan fauna tetap menjadi cirikhas bumi Indonesia yang indah yang patut untuk kita banggakan. Semoga semua keindahan ini masih dapat kita wariskan untuk anak cucu kita kelak.

 Dari anak Indonesia untuk negeriku tercinta.



READ MORE - KITALAH PERUSAK BUMI KITA SENDIRI!

Friday, 11 February 2011

mobilku dipukuli di hadapan mayat

Ini jam 1.37 tengah malam (apa pagi yaa), 
saat aku mulai menuliskan huruf pertama postingan ini, saat dimana aku ga bisa tidur karena masih terngiang ngiang kejadian tadi sore di jalanan... dan semua kisahku hari ini, biarlah ku bagi disini selain agar lebih tenang dan bisa tidur, juga semoga ada yg bisa mengambil pelajaran darinya... 

Jam 2 siang tadi, 
akhirnya aku sampai juga di sini, rumah masa kecilku yang kini bukan miliku lagi, kembali menjadi milik orang tuaku setelah aku menikah. setelah 3 bulan  tidak singgah karena kami sakit sakitan padahal biasanya hampir tiap dua minggu, bahagia rasanya bisa menapak lantai ini lagi, terlebih melihat tawa anaku yang begitu bahagia sekali bertemu sanak famili yang sudah dirindukannya. juga bahagia karena bisa terlepas dr suara bising tetangga komplex yang sdh sebulan ribut dengan suaminya yang banget banget bikin ga nyaman (nanti aku ceritain di postingan terpisah).

Peluh dan penat sepanjang perjalanan saat menjadi supir untuk anak dan diri sendiri tadi tiba tiba saja tak terasa, padahal sepanjang jalan tadi tak habis aku berandai2. andai tidak perlu menyetir sendiri, duduk di belakang saja bercengkrama dg anaku terbebas dari kepanikan dan kehati hatian mengendara, membiarkan sang supir yang melakukannya. Andai ac mobil ga rusak, pake mobilnya yang mewah, keluaran terbaru dengan interior yang lengkap dan nyaman. hmm.. perjalanan ini bagai berangkat ke syurga kali ya... :), hush aku mengagetkan diri sendiri untuk menghentikan lamunan  konyol itu dan mengingatkan untuk tetap bersyukur, bersyukur memiliki kemampuan untuk menyetir sendiri padahal banyak orang belum bisa melakukannya, bersyukur meski mobil cuma minibus zebra yang acnya lagi rusak belum dibetulin karena uang untuk betulinnya lagi dipinjem tetangga, tapi tetap masih bisa berbagi, bersyukur karena masih banyak orang lain yang belum diberi kesempatan memiliki kendaraan roda empat. bersyukur karena jelek jelek, hasil keringat kami sendiri yang halalan thoyyiban insyaAllah. bersyukur karena meski butut masih bisa kepake untuk nolongin rekan dan kolega yang membutuhkan, bisa dipake santunan anak yatim ke kampung kampung, masih berguna juga sama orang tua yang katanya besok mau pake untuk undangan ke family di Jakarta.
dan terakhir.. bersyukur karena meski jelek bisa duduk tenang tanpa takut ada yang ambil alih karena uang untuk belinya adalah uang hasil korupsi... (aha.. yang ini pembelaan khas orang orang yg ga mampu beli mobil mewah.. padahal kan walau mereka mewah belum tentu juga korupsi... )

Jam 3.30 ba'da Ashar
ini resiko menjadi ibu yang demi buah hatinya harus berenti kerja kantoran dan melakukan pekerjaan freelance yang bisa dikerjakan di rumah. Boz minta buatin rekap tagihan tepat disaat mau pulang kampung. dan besok pagi harus selesai (duh dr kemaren kemaren di rumah ga sekalian). ga mungkin juga ngegagalin berangkat karena udah kepalang janji sama anaku, tadi aja dia udah ga sabar minta cepet cepet berangkat ke apit (tantenya) padahal aku harus keliling keliling dulu  nitipin buku arisan, nyariin pengganti pemegang uang arisan bulanan yg jatuh di minggu ini, nyetorin uang sampah dan keamanan ke pak bendahara RT dan nitipin uang kas yang mau dipake dah gitu harus mampir ke kantor dulu nganterin hasil kerjaan.

terpaksa deh kebahagiaan ini meski di delay sesaat untuk berkutat lagi dengan laptop dan kertas kertas akhirnya selesai juga, segala  pas mau ngeprint komputer rumah ortu pake rusak lagi, bawa laptop yang kecil (netbuk) ga bisa install driver printernya  krn gada cdroom . terpaksa lah ngeprint di warnet adek yang jaraknya lumayan... sekalian motokopi deh.. yah ini tetap harus aku perjuangkan atas nama profesionalisme dalam bekerja. (whoaaa).
 
jam 5 sore
Smua selesai, tinggal mikirin gimana ngiriminnya besok, ga kebayang perjalanan balik lagi ke kantor yang letaknya deket rumahku disana cuma untuk nganterin ini. terus balik lagi ke rumah ortu disini.. hmmm..
terbersitlah ide untuk titip ke seorang sohib yang ngantor disana tapi rumahnya kota ini, lumayan tapi ga terlalu jauh gimana ya ngejelasin jauhnya.. ya kira kira sejauh dari sini naik ojek, trus 2 kali ganti angkot trus naik becak deh... wew... tapi jauh lebih baik dari pada nganter langsung ke kantor apalagi kalo pake mobil sendiri kan ga kerasa sejauh itu, dia bolak balik tiap hari dari sini. kalau sore ini sampai di tangannya semua berarti sudah selesai.

berangkatlah aku kesana sore ini juga, ga mungkin besok karena dia berangkat jam 5.30 pagi dari sini. kebetulan adeku goimo mau pergi ke arah sama, ikutlah dia denganku, syukurlah minimal ada teman ngobrol di jalan. nyusul deh ade yang satu lagi kelas 1 smp, "gw juga ikut jalan jalan atuh", eh pas sampe di pintu mobil ponakan (2 thn) dan anaku (3 thn) udh siap mau berangkat tanpa fikir diajak apa engga. Mana tega ga ngajak..??

and the story  begin..... eng ing eng......:

"sini gw yang bawa sampe tempat les, nanti baru lu lanjutin" kata adiku, hiks akhirnya... terwujud juga lamunanku tadi siang.
Bismillah... segala doa doa kupanjatkan agar selamat, disusul wanti wanti supaya jalannya hati hati (maklum usia abg msih labil jadi perlu diperingatkan). berhasil, dia meluncur dengan hati hati dan nyaman, gak ngebut.

Berjalan santai,,,,,,,,,,, hingga tiba tiba di depan jalan kami melihat kerumunan orang....
Paling depan anak anak kecil berbaju koko dan berpeci, lalu disusul oleh bapa bapa yang juga berkoko dan berpeci.."ada pawai apa ya.?" tanyaku melihat seluruh jalan raya di depan kita dipenuhi oleh gerombolan orang tidak menyisakan ruang untuk kita melaju (di semua jalan sebelah kiri, hanya tersisa sedikit di kanan untuk mobil dari arah berlawanan). Mobil kami sudah berhenti sebelum seorang bapa yang paling depan mengetuk ngetuk halus(persis ketukan nina bobo kepada bayi) kap depan mobil mengisyaratkan untuk berhenti dulu dan berhati hati dan sebagai isyarat untuk mengarahkan gerombolan agar beralih dari depan kami ke samping kiri kami yang masih tersisa satu meter setengahan.

jam 6 sore saat itu, 18 menit menjelang magrib, 
kami sudah niat mau buka puasa sunat bersama di warung makan dijalan lalu mencari masjid untuk shalat dulu sebelum melanjutkan perjalanan..

Mata kami masih berkeliaran mencari jawaban apa sebenarnya yang mereka kerjakan... lalu terkesima saat mengetahui bahwa sekumpulan orang itu sedang membawa keranda mayat mungkin mau dibawa ke masjid untuk dishalatkan. gerutuku dalam hati tadi waktu melihat orang orang itu memotong jalanku langsung termaklum begitu saja mengingat duka yang sedang mereka rasakan.

tapi masih saat kami sedang terkesima itu, tiba tiba saja kami terperangah oleh kejadian biadab oleh salah satu anggota kerumunan itu, entah ia anak dari mayat yang digotong itu atau kerabat atau hanya tetangga.
entah apa yang ditanyakannya kepada gerombolan lainnya di jarak yang cukup jauh dariku, kurang lebih tiga meter, lalu tiba tiba saja dia berlari ke arah mobilku yang sedang menjogrog terpaku menyaksikan mereka. membawa sebilah kayu besar dan ..... 

tiba tiba saja ia memukuli kaca kiri depanku sekeras kerasnya, tepat dikaca yang ada keponakanku yang baru 2 tahun duduk berpuluh puluh kali sejadi jadinya, lalu pindah ke kaca belakangnya dimana anaku yang baru 3 tahun berada di sisinya berpuluh puluh kali segila gilanya.........

ia berusaha sekuat mungkin dengan seluruh kekuatan dan tenaga yang dimilikinya, dengan amarah yang membabi buta sebuta mata hati dan nuraninya.... 
berusaha untuk memecahkan kaca kaca itu... 
menggedor gedor sejadi jadinya.... sekencang kencangnya, bak halilintar yang mengamuk tiba tiba saja saat alam tak menunjukan adanya mendung... 

tak puas ia pindah ke kaca ke tiga, lagi lagi meluncurkan pukulan kayunya bertubi tubi, tepat dihadapan kerangda mayat yang sedang melewat itu.....  berusaha mengeluarkan segala kebodohan, kegoblokan dan ketololan yang dimilikinya, mengungkapkannya pada semua orang yang ada.... dan tak pernah puas... 
terakhir aku menyaksikan ia berusaha menghancurkan kaca belakangku..... 

hampir 10 menit, kejadian itu terjadi pada kondisi kami semua yang masih terperangah, terperanjat, terkesima tidak mengerti akan apa yang terjadi...  bak semua benda benda di alam ini berhenti bergerak, detik detik waktu berhenti berlaju, detak detak jantung berhenti tiba tiba, aliran darah dan hembusan nafaspun berhenti.......

orang itu dipegangi oleh orang orang di sekelilingnya, agar tidak melanjutkan lagi aksinya, tapi pandangannya masih galak menggonggong ke arah kami dengan tatapan merah kebencian, bak kebencian seorang anak yang ayahnya sedang jadi mayat gara gara ditabrak oleh kami... bak kebencian orang depresi yang sedang menyaksikan mayat anaknya yang mati karena ditabrak oleh mobil sejenis dan sewarna dengan kami.... atau.. bak orang yang ingin melampiaskan amarah dan kekecewaannya tapi kepada orang yang ditujunya tapi salah...
smua itu hanya praduga yang terfikir dalam 10 menit periode menyakitkan yang disaksikan dua bocah kecil tak berdosa itu... , dan saat jantung mulai berdetak, dan benda benda alam berjatuhan dan beterbangan kembali setelah berhenti sejenak. aku baru sadar kalau saat itu aku sedang didzolimi... 
tanpa dosa dan salah yang kami buat.. tapi kami diperlakukan sedemikian rupa.... ????????????

"berenti im... turun..! orang itu cari perkara sama kita, bukan kita yang cari perkara..! ini saatnya membela diri saat kita di injak injak tanpa satu tetes saja kesalahan, ini saatnya mempraktekan ilmu bela diri lu yang selama ini lu latih......!!!!!!!!!!!! 

aku geram segeram geramnya, marah semarah marahnya... jiwa bugisku tiba tiba saja muncul, ingin rasanya kutampar mukanya di hadapan mayat itu.... biar arwahnya menjadi saksi kebiadaban dan kebodohannya itu.... hu...huhu... andai saja diperbolehkan tuhan, aku yakiiiinnnnn sekali mayat itu akan bangun untuk meminta maaf  kepadaku atas apa yang telah dilakukannya itu... 

berusaha berfikir rasional, adiku yang sedang menyetir perlahan menjauh menjawab "mayat mayat.... ini lagi berduka.... , kalo ini bukan iringan jenazah tapi cuma pawai rebana, udah gua cabik cabik mukanya"
aku menyesali kelembekan nyali adiku yang sebetulnya fisiknya sangat terlatih itu, yang padahal jika saja ia turun sudah dipastikan orang itu terkapar tak berdaya. ia juara beberapa lomba bela diri padahal, apalagi di mobil juga banyak benda keras yang ampuh untuk dijadikan senjata, dongkrak, kunci stang dan kunci2 ingris.

menyesali, tapi sekaligus memuji betapa ia lebih rasional dariku di detik detik ketika sisi reaktif manusia terpancing begitu dasyat... , ia tidak segila orang gila itu dan tak sebodoh orang bodoh itu...yang memancing keributan disaat berduka...

aku bersyukur masih bisa menyelamatkan tangan dan lidah ini dari makian, hujatan dan tamparan tamparan balasan atas kekurang ajarannya itu... dan bersyukur karena atas izinnya, kaca yang dipukul sedemikian dahsyat itu begitu kokoh tidak pecah... persis seperti ketidak mampuan api membakar tubuh suci Nabi Ibrahim....

tapi sampai detik ini... pukul 3.08 dini hari, 
aku masih tak mengerti alasan orang itu melakukannya... 
apa karena dia fikir (menyangka) orang di depan itu mengetuk ngetuk kap mobilku karena aku tidak mau berenti.????? ah masa..??? karena dengan sesadar sadarnya kami sadar bahwa kami sedang berjalan pelan dan berhenti sebelum orang di paling depan itu mengangkat tangan sebagai tanda stop... betapa piciknya ia jika beraksi karena praduka tak bersalah seperti itu... 

apa kaya gini ya..?
dia di kerumunan belakang : "ada apa ko tiba tiba pada lambat jalannya?" soalnya kami mobil pertama yang bertemu mereka sebelumnya lengang kosong jdi mereka bisa jalan cepat
seorang diantara kerumunan menjawab "itu ada mobil"
lalu dia tiba tiba lari dari kejauhan ke arah kami dan memukuli karena menganggap kami melarang dia jalan/menghentikan laju sekumpulan orang itu??

aku benar benar ga mengerti......
karena dia datang tiba tiba dari arah yang jauh.. bukan orang yang berada di garis paling depan yang bertemu langsung dengan kami..

apa dia gila? depresi? mabuk? atau apa..????????????????????????????
kami tidak melakukan kesalahan sedikitpun..!!!! 
tidak ada yang kaget karena kami berhenti mendadak dari ngebut... krn kami sedang jalan pelan
tidak ada yang tersenggol, terserempet, apalagi tertabrak bahkan tersentuh pun tidak.....!

jika ia fikir kami tidak menghargai mayat?? kami tidak menyentuh sedikitpun keranda mayat itu, malah kami harus nyari nyari liat kesana kemari sampai kami menemukan ada keranda mayat ditengah tengah kerumunan itu... dan kalau ia fikir kami tidak menghargai mayat? haruskah ia tidak menghargai kami yang jelas jelas masih hidup ini...???

ya Allah kasihan arwah mayat itu, bahkan untuk menuju ke peristirahatan terakhirnya  pun  ia tidak menemukan ketenangan.... pasti ia ingin sekali kembali ke jasadnya lalu bangun dan memaki si orang tadi, saking malunya sama kami.... 

ini lah bumiku indonesia, aku jadi teringat kisah orang yang sedang jalan cepat cepat dipukuli habis habisan, ditelanjangi, disiksa dan dianiyaya oleh masa yang tidak tahu, gara gara mendengar teriakan copeeeett.... , padahal copet yang sebenarnya berlari ke arah yang berlawanan..... praduga tak bersalah...! 

itulah bumiku.. yang penuh dengan orang yang masih memuja emosi dan sok jagoan tanpa alasan.....







READ MORE - mobilku dipukuli di hadapan mayat

Wednesday, 9 February 2011

cewek ter CHANTIQUE dalam hidupku...


Yaa... dialah cewek /wanita tercantik dalam hidupku..., tentu kau sedikit bingung kawan... karena melihat pic yang aku upload sepertinya tak sesuai dg judul noteku ini...
jangan heran kawan...
karena arti cantik yang kumaksud disini tidaklah sama dengan mereka yang miskin akan gambaran yang sesungguhnya  dari sebuah kata 'cantik', bukanlah arti cantik dari mulut seorang pria yang haus akan sex dan kemolekan fisik semata dan bukanlah arti cantik dari seseorang yang begitu tajam bola matanya namun begitu buta mata hatinya hingga tidak bisa menerobos ruang lain yang berada jauh didalam topeng fisik semata....

namun..
sebuah kecantikan yang terjaga jauh di suatu tempat di dalam dirinya terjaga kokoh bak kokohnya perlindungan dinding rahim seorang ibu untuk bayi yg dicintainya. kecantikan yang kadang tak dapat terlihat oleh mata telanjang namun pasti dapat terasakan indahnya...tak mudah pudar dan tak dapat lekang oleh terik mentari meski tak dilapisi sunblock dan tak dapat dipalsukan oleh riasan make up produk manapun...

ya... ia begitu cantik dimataku...

 betapa tidak..?
karena kecantikan rahimnya telah ikhlas melindungi aku dan 8 putra putri lainnya selama masing2 9 bulan lebih, merawat, membesarkan dan memenuhi asupan nutrisi meski ia sendiri kekurangan lalu  membawanya kemana ia pergi meski lelah dan peluh bercucuran... lalu melahirkan kami satu  per satu, dengan rasa sakit luar biasa yang berulang ulang.... mendidik dan menemani kami melewati ruang dan waktu. melepaskan segala kesenangan  dan harapan2 pribadinya demi kami semua...

betapa tidak..?
karena kaki2 cantiknya itulah.. , yang rela turun ke sungai jam 2 tengah malam dalam kondisi hamil tua, membawa lampu petromak (krn blm ada listrik saat itu) untuk menyaring pasir dg pengkinya, mengumpulkan butir2 pasir tsb untuk dijual esok hari,memastikan esok hari anak2nya dpt menikmati sesuap nasi... tidak kelaparan...

betapa tidak..?
karena tangan2 cantiknya itu lah yang telah memelukku erat saat usiaku baru 2 minggu di dunia sambil memegang erat tangan kedua kakaku berlari dari rumah kami yang roboh dihantam hujan angin, saat ayah kami tdk di rumah dan tak seorangpun ada di sekitar dan dapat membantu. melupakan segala hal apapun tentang dirinya kecuali sebuah harapan agar anak anaknya ini selamat... , lalu beberapa saat kemudian air matanya yang cantik bercucuran deras sambil gemetaran memegang tubuh mungilku yang membiru, beku kedinginan, sambil menyalakan api unggun seadanya lalu mendekatkan tubuhku diatasnya, bukan untuk membuat sate ataupun makan malam... tapi menghangatkanku... sambil kedua bibir cantiknya itu tak henti berdoa, berharap Tuhan memberikan keajaiban agar aku.. si bayi mungil itu.. kembali bernafas, dan memiliki kesempatan kedua.. untuk bertahan hidup.... dan berkat doanya itu... hingga hari ini aku msh bisa bertahan.. menikmati hangatnya mentari pagi.., menghirup murninya udara dan yang pasti msh bisa merasakan hangatnya pelukanmu mama...

terimakasih mama, dari rahimmu aku hidup, dari doamu aku mendapat rahmat, dari mulutmu aku belajar ttg kehidupan, dari tanganmu setiap lekuk2 sel dr tubuhku tumbuh  hingga menjadi spt skr ini...
mama, mencintaimu, menggagumimu, menghormatimu, mendoakanmu akan kulakukan setiap hari ..... .... karena kau wanita tercantik dalam hidupku..
smoga Allah memuliakanmu sebagaimana kasihmu yang begitu indah..
smoga harapan2mu terwujud...  smoga impianmu memuja Tuhan  di rumahnya Baitullah segera terwujud... karena ku yakin, Tuhanlah yang pasti mengundangmu kesana dan menyiapkan ruang terindah di kamar tamunya.. atas apa yang telah kau korbankan selama ini demi merawat kami, amanah Nya padamu...
I love u mom...

READ MORE - cewek ter CHANTIQUE dalam hidupku...

Friday, 4 February 2011

Cinta Pria Yang Tak Romantis

Ini kisah cinta,
Tentang cinta seorang Romeo, tapi bukan Romeonya juliet yang fenomenal itu, ini tentang Qais, tapi bukan Qais sang penyair yang menjadi majnun gara gara laila pujaannya

Ini tentang Irwan, tapi…. lagi lagi bukan Irwansyahnya Acha yang terkenal lewat lagu lagu duet romantis mereka yang ternyata akhirnya tidak happy ending..

Ini tentang Irwannya Siti Nur Rahmah (sekali lagi! bukan siti nur baya!) gegegege….,

Ya, ini tentang dia, dia  yang kini menjadi imam ketika ku memujaNya.. , ia yang menemaniku menapaki misi suci kehidupan yaitu mengabdi kepada yang maha Esa, ia yang melabuhkan pelayarannya di dermaga hatiku, ia yang menjadi pengisi kepingan kosong pada satu sudut hatiku, dan menjadikannya penuh.

Ia yang selalu menjadi orang pertama yang kulihat setiap kali membuka mata dari peristirahatanku, ia yang selalu rela menyiapkan bahunya setiap saat untukku menangis, ia yang paling mengetahui isi dari setiap lorong lorong tersempit dalam jiwaku, ia…, yang pada tatapannya aku menemukan keteduhan dan pada hangat belaiannya, aku mendapatkan kedamaian..

Tapi ia bukan orang yang pandai mengukir kata cinta yang membuatku terbang melayang layang di dunia yang semuanya berwarna merah muda… ,bersama cupit yang membawa anak panah yang juga merah muda dan di atas tebaran bunga bunga yang juga merah muda!

Bukan orang yang pandai mengikat pita pada kado surpize di hari istimewaku, hiks jadi teringat kado terakhir yang diberikannya di hari ulangtahunku kemarin, hanya dibungkus kertas koran bekas yang dieratkan dengan cetrekan hekter yang jumlahnya puluhan, tidak berbentuk kotak atau hati, tapi berjubel jubel persis kertas ga kepakai yang udah diremas2 yang mau dibuang ke tong sampah gegegege….

 Ia bahkan melupakan tanggal pernikahan kami di tahun ke 2 kebersamaan kita (kwkwkwk), ia bahkan tak pernah membelikanku setangkai saja bunga kamboja, apalagi bunga mawar tentunya, bahkan mungkin jika hari ulang tahunku bukan sehari setelah tanggal dan bulan ulang tahunnya pun, ia tidak akan mengingatnya, dan yang lebih parah ia hanya membalas pesan pendek  I love u cinta yang kukirimkan padanya di hari kerjanya dengan kata “ cuih heheee”….. grgrgrgr…!

Tapi celakanya…..
hanya ia kumbang yang dapat membuat kelopak kelopak bungaku bermekaran dan enggan layu… dan hanya ia, yang mampu mencairkan kebekuan jiwa yang telah lama mati, dan hanya ia, yang mampu membuka kembali pintu hati sejak ia terkunci rapat..

Karena cintanya yang tak tertulis dalam bait bait puisi dan genggaman bunga itulah yang mampu membuatku tetap tegak berdiri di dunia nyataku… bukan di dunia khayal dan angan angan semata…
Karena ia… mencintaiku dengan caranya yang realistis..  membuatku tetap menapak di jalanku, menyadarkanku betapa cintanya itu nyata, dan bukan teori semata, membiarkanku menikmati setiap hembusan cinta yang ditiupkannya sebagai aku dan dia bukan sebagai peri cinta dan dewa cupit yang jelas jelas bukan kita….

Karena cintanya itu, selalu memenuhi ruang kosong pada sisi sisi kekuranganku, membuatnya sempurna…

Karena cintanya itu, selalu memilihkan yang terbaik untukku, bukan yang semata kuinginkan..

Karena cintanya itu, berbeda warna dengan cinta yang kupunya, membuat cinta kami berpadu dengan elok.. karena kesempurnaan itu bukan ketika serupa, tapi justru ketika keberagaman dapat menyatu membentuk sebuah sinergi yang indah…

Dan cinta itulah yang sesungguhnya kubutuhkan untuk hidupku…

Terimakasih cinta,…
Atas cinta istimewa yang kuterima setiap hari
Dan juga atas hp android putih yang kau hadiahkan malam tadi, bukan saat aku memintanya, tapi justru saat kau tahu bahwa aku membutuhkannya…..:)
Hadiah satu satunya yang kau berikan di bulan Februari(biasanya Cuma kasi atmnya hehe…), meski aku tak yakin akan kesengajaannya, tapi setidaknya itu membuktikanku bahwa kau juga sesungguhnya pria yang cukup romantis hehehe….

Luv u beipb…!
READ MORE - Cinta Pria Yang Tak Romantis

Wednesday, 2 February 2011

Senyuman 'Emak'

"Tan, tan, maaf ema bangunin tante lagi tidur, lagi sakit apa tan? ko pagi pagi tidur?"

Sayup sayup terdengar suara emak pembantu rumah tetangga  di samping tempat tidurku beberapa waktu lalu, mengembalikan nyawaku yang lagi melayang layang beterbangan kesana kemari di alam mimpi, kembali ke jasadku yang tengah terbaring pulas.

Sambil mengucek mata yang baru terbuka setengah, aku menjawab:

"ah engga ma' semalam azka sakit muntah muntah, semalaman ga bisa tidur,  sekarang ngantuk banget jadi tidur dulu lah bentar sebelom beres2 rumah, ada apa ma, tumben?" tanyaku menelisik.

Maaf ya tan sekali lagi maaf ema ada perlu makanya bangunin tante, sambil membuka kancing atas bajunya lalu merogohkan tangan ke arah dadanya. dahiku mengernyit semakin penasaran akan kelanjutan ucapannya sambil menebak nebak kemungkinan yang akan terjadi. Tangannya terus merogoh seolah mencari sesuatu, ya sesuatu yang dia simpan disana, ditempat yang menurutnya paling aman khas nenek nenek kampung seusianya. 

Sejurus kemudian, terlihat kilauan dari dua buah benda berharga di telapak tangannya, di dalam sebuah plastik kecil terbungkus kain perca berwarna hitam. membuatku semakin penasaran akan maksud yang ditujunya.

"Gini tan, ema mau minta tolong, ini ema ada cincin sama gelang emas, simpenan ema segini gininya dari jaman muda dulu, mau dijual sayang takut kaga kebeli lagi, tapi ema ada perlu, ema mau pinjem uang tante, biar tante pegang dulu ini terserah tante mau pegang yang cincin apa yang gelang". 

Hiks, gaya bahasa khas sekali, khas nenek nenek keturunan asli daerah cileungsi yang berpadu antara betawi dan sunda. Intonasinya lembut, juga lemah seolah berharap sekali keinginannya bisa terwujud.

Hatiku semakin bertanya tanya, bak sedang menonton kisah cinta dramatis, menanti adegan selanjutnya apakah happy ending atau sad ending. tak sabar menanti ujung harapan yang diucapkannya terlalu bertele tele, wajarlah ia pasti tidak tahu kalau aku adalah orang yang sukanya strict to the point dan pastinya dia juga ingin aku mengerti dulu alasan atas apa yang ia lakukan. Ia sudah biasa meminjam uang kepadaku, malah hampir setiap bulan setiap beberapa hari sebelum gajiannya dari upah menjadi pembantu rumah tangga keluar, tapi kenapa tumben sekali kali ini pinjamnya segala pake bawa bawa perhiasan segala, fikirku.

"Ini tante pegang aja dulu, soalnya ema kan sekarang mah minjemnya banyak, (huft, jantungku berdegup ketika ia sampai pada kata ini) biasanya kan 20 rebu apa 50 rebu, sekarang mah banyak tan makanya ema bawa ini, nanti ema ambil lagi kalo udah bisa bayar.. sodara ema mau hajatan tapi ga punya duit, dia minta ema nolongin dia beliin gula, nanti diganti kalo udah hajatan. ema kesian pengen banget bantuin dia tapi ga punya duit makanya ema minjem dulu ke tante". 

Waduh, batinku perih, kenapa orang orang membutuhkan bantuanku di waktu bersamaan? seketika aku jadi teringat uangku yang sedang dipinjam beberapa orang, belum kembali. uang cash di tangan juga semakin menipis, belom lagi beberapa kebutuhan hidup sudah habis belum dibeli. mana si ema bilang butuhnya banyak lagi, segala pake jaminan begitu bisa jadi 500 ribu ato sejuta ato lebih nih kayaknya, taksirku sekenanya. 

Aku paling tak tega jika berhadapan dengan orang seperti ini, nenek nenek, pembantu, orang susah lagi. Rasanya gak sanggup melihatnya kecewa selepas keluar dari rumah ini tanpa mendapatkan sesuatu yang ia harapkan. Tapi bagaimana ya caranya menyampaikan ketidakmampuanku ini. Aduh... tiba tiba saja mulutku jadi sulit berucap bak seorang gagu yang ingin sekali menyampaikan sesuatu tapi tidak bisa. emaaaaa maafkan akuu.... ,

"ema emang butuhnya berapa?"
 
Mengumpulkan keberanian dan rasa tega dalam jiwa, mencoba bertanya sambil mengulur waktu untuk memberi kesempatan pada otak mencari dan merangkai kata kata yang pas untuk disampaikan. Tiba tiba saja aku jadi seolah berada pada posisi spongesbob kartun kesayangan anaku pada episode mengobrak abrik isi lemari arsip di otaknya mencari siapa namanya. Otaku sibuk sekali mencari cari tapi tidak ketemu! 

Tapi.... sedetik kemudian tiba tiba semua kerja otak itu terhenti bak sebuah permainan gamehouse yang sedang di pause. saat terdengar jawaban dari si ema:

"Banyak neng, seratus ribu...!"

Semua karyawan di dalam kantor otakku yang tadi ramai, sibuk bekerja tiba tiba saja menjadi sepi, lemah, terjatuh dari berdirinya masih memegang berkas yang sedang dicarinya. Matanya semua terbelalak, mulutnya ternganga tanpa sadar, lalu menutupnya sambil menggelengkan kepala masing masing.

"Simpan saja ma gelang dan cincinnya, ditaro disaya malah nanti ilang". 

Serayaku sambil menyodorkan selembar uang berwarna kemerahan yang ia harap. 

Ema tersenyum simpul, bahagia sekali, senyum yang manis meski pipi lesungnya sudah keriput dimakan usia dan meski giginya ompong tinggal separuh ...   Disusul rasa terima kasihnya yang tak henti henti terucap...

Aku juga tersenyum, senyum kelegaan dan bahagia karena dapat menolongnya.

***

Kadang kita menyepelekan sejumlah uang yang kita miliki, tapi di luar sana, banyak sekali orang menganggap itu saangat berharga dan sulit sekali untuk mendapatkannya. Mari kita saling berbagi dan saling membantu agar kesenjangan  tidak terjadi.


READ MORE - Senyuman 'Emak'